Kamis, 16 Juni 2011

Keyboard Bisa Jadi Lebih Kejam dari Pedang

Ada pepatah yang mengatakan bahwa lidah lebih tajam dari pedang. Pepatah tersebut tidak bisa disalahkan, karena memang ada benarnya. Dimana jika kita menyakiti orang menggunakan pedang, orang tersebut bisa saja mati atau terluka, berbeda jika kita serang dengan kekuatan lidah, yaitu dengan kata-kata (misalnya), orang tersebut mungkin tidak akan tampak terluka dari luar (fisik), namun lukanya berada dalam diri (batin).


Luka fisik lebih mudah sembuh daripada luka batin, sebagai pembanding adalah potongan sebuah lagu yang kurang lebih “lebih baik sakit gigi daripada sakit hati”. Dari penggalan lagu tersebut, gigi merupaka perwakilan dari luka fisik sedangkan hati merupakan luka batin.

Pepatah tersebut sudah lama sekali, mungkin tidak ada salahnya jika saya mengembangkan pepatah tersebut agar lebih relevan dengan keadaan saat ini. Mengganti lidah dengan keyboard. Lidah kekuatannya luar biasa, padahal hanya beberapa orang yang mendengarkannya. Namun dengan perkataan yang ditulis menggunakan keyboard dan didukung teknologi bernama internet dampaknya akan lebih luar biasa daripada lidah.

Karena dengan lidah meskipun dengan teknologi internet dampaknya tidak akan sebesar keyboard, karena seperti yang saya rasakan sendiri bahwa lebih baik membaca daripada mendengarkan. Lebih baik membuka halaman daripada buffering. Karena jaringan internet yang kebanyakan dipakai di daerah seperti saya lemot jika digunakan untuk buffering.
Maka berhati-hatilah dengan keyboard anda, karena bisa jadi lebih tajam daripada lidah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar