Mimpi, banyak yang mengenalnya sebagai bunga tidur. Selain dengan keadaan tidur, kita juga bisa bermimpi saat kita sadar. Pada saat sadar, mimpi bisa berupa harapan, cita-cita maupun visi. Dengan menggunakan istilah harapan, cita-cita maupun visi, mimpi kita seakan mungkin untuk diwujudkan. Berbeda jika kita menggunakan istilah mimpi, kesannya kita akan sulit meraihnya.
Entah kenapa menurut saya mimpi memiliki konotasi paling negatif diantara harapan, cita-cita dan visi. Mungkin karena mimpi bukan bahasa formal dan identik dengan 'tidur', sehingga banyak orang yang enggan untuk bermimpi.
Tiap orang memiliki pandangan tersendiri akan hal tersebut. Saya sendiri berpandangan tidak perlu takut untuk mimpi setinggi-tingginya, karena mimpi itu GRATIS! Tidak dipungut pajak. Jadi tidak perlu takut untuk bermimpi setinggi-tingginya.
Seperti kata Tomo, salah satu rekan saya yang bertemu di Jogja. Yang isinya kurang lebih "Jangan takut untuk menggantungkan mimpi setinggi langit, karena jika terjatuh, engkau masih duduk bersama bintang-bintang."
Satu saran saya jika kita sudah bermimpi. Jangan hanya bermimpi. Untuk meraih mimpi kita harus membayarnya dengan usaha. Segera rancang dan wujudkanlah mimpimu. Satu lagi, percayalah bahwa mimpimu akan menjadi NYATA!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar