Jumat, 14 Desember 2012

Butuh Orang Gila Untuk Melakukan Hal Gila

Ketika ada seseorang berjalan kaki di pinggir jalan tanpa menggunakan pakaian yang lengkap dengan tampang gimbal, bisa dipastikan banyak orang menilai orang tersebut adalah orang gila. Terkadang apa yang dilakukan oleh orang gila memang tidak masuk akal, namanya juga orang gila yang sudah tidak dapat berfikir dengan jernih.

Pernah tersirat bagaimana orang gila yang berkeliaran di jalanan begitu kuat menahan cuaca seperti apapun, bahkan ada orang gila yang bertahun-tahun telah bertahan hidup di jalanan tanpa menggunakan akal sehatnya. Luar biasa bukan? Mungkin itu bisa menambah keyakinan kita kepada yang Maha Kuasa. Bahwasanya hidup, mati, rezeki seseorang sudah diatur sedemikian rupa dan masih dalam batasan yang wajar. Bahkan beberapa orang besar didunia pernah dianggap gila, seperti Nabi Muhammad SAW. Kita bisa dengan mudah menemukan cerita-cerita saat beliau dianggap gila oleh para Kafir.

Indonesia sudah begitu rumit dengan berbagai kasus seperti mafia pajak, dll. Orang yang berfikir logis akan dengan mudah menyerah karena mengandalkan perhitungan matematis. Bagaimana tidak, seperti yang kita ketahui bahwasanya kebanyakan koruptor merupakan orang-orang yang duduk di jajaran elite negeri ini.

Jumat, 14 September 2012

Kenapa Wajib?

Seringkali kita mendengarkan kata-kata wajib yang merupakan sinonim dari kata harus. Wajib identik dengan ibadah agama islam yang berasal dari arab, karena kata wajib memang merupakan serapan dari bahasa arab. Menurut wikipedia saat postingan ini ditulis,

Minggu, 12 Agustus 2012

Renungan Tentang Kematian

steve jobs
steve jobs by betanews.com
Steve Jobs merupakan salah seorang tokoh dunia teknologi yang fenomenal. Dibalik semua itu, Steve Jobs yang kini telah tiada memiliki sebuah perenungan yang begitu dalam yang ia ceritakan saat berpidato di Stanford University tanggal 12 Juni 2005. Berikut kutipan pidato Steve Jobs

Ketika berusia 17 tahun, saya membaca kutipan seperti ini "Jika kau hidup setiap hari seakan-akan itu adalah hari terakhirmu, suatu hari nanti itu akan benar-benar terjadi."

Selasa, 31 Juli 2012

Mencatatlah dengan Menulis

Istilah pena digital marak belakangan, karena pekerjaan manusia dimudahkan dengan berbagai macam peralatan elektronik yang sering disebut dengan gadget. Hampir seluruh instansi menggunakan komputer untuk kegiatan sehari-hari, bahkan para wartawan pun kini langsung mencatat berita melalui gadget yang dimilikinya.

Semakin lama hidup manusia semakin mudah bukan? Tangan kita tidak perlu lagi menggoreskan pena, mengikuti lekak-lekuk bentuk huruf, hanya tinggal menekan tombol yang berurutan kita sudah bisa mendapatkan tulisan yang sesuai dengan keinginan kita, dan tulisan tersebut begitu rapi dengan banyak pilihan jenis font yang mungkin lebih bagus dibanding tulisan tangan kita.

Ada hal yang perlu diperhatikan, beberapa waktu lalu saya melakukan riset kecil tentang mencatat dengan gadget dan kertas. Saya coba mencatat dengan tulisan tangan pada buku catatan dan mencatat dengan mengetik langsung di laptop. Sungguh diluar dugaan, bahwa apa yang saya catat pada kertas yang saya catat manual dengan pena lebih saya ingat dibanding catatan yang langsung saya ketik pada laptop.

Saat mencatat dengan menulis (bukan mengetik), gerakan tangan kita mengikuti lengkak-lengkuk huruf yang ditulis sehingga secara tidak sadar akan terekam dalam memori kita dan tulisan menerima feel yang sedang kita rasakan. Sehingga kita akan lebih mendapat feel dengan tulisan yang kita buat.

Berbeda dengan saat kita mencatat menggunakan gadget. Meski banyak sekali hal yang kita catat, namun  banyak yang lupa. Karena kita hanya mendegarkan / melihat hal yang kita catat tanpa menghayati apa yang kita ketik. Namun saat menulis catatan meski dengan terpaksa, setidaknya kita akan merasa lebih dapat dengan apa yang kita tulis.

Jadi disarankan mencatatlah dengan tulisan tangan daripada dengan tulisan ketik, karena kita akan lebih ingat apa yang kita catat.

Sabtu, 16 Juni 2012

Dengan Memberi Kita Merasa Kaya

Banyak orang merasa miskin, karena mereka tidak memiliki uang, rumah dan segala hal yang berbau materialistik. Namun mereka yang sudah memiliki semua itu pun masih merasa miskin karena masih saja mengambil sesuatu yang bukan haknya. Sehingga ada istilah yang miskin makin miskin, yang kaya makin kaya. Seperti itulah yang banyak terjadi di Indonesia.

Diluar semua itu, kebanyakan manusia diciptakan dengan kekayaan yang luar biasa. Adakah yang mau menjual tangannya dengan uang Rp. 5.000.000.000 ? Itu hanya tangan saja, coba bayangkan bagian tubuh yang lain. Berapa kekayaan yang dimiliki seorang manusia. Luar biasa mahalnya bukan?

Selasa, 05 Juni 2012

Terdepan Tidak Selalu Menang

Beberapa minggu terakhir ketika pulang kuliah saya sering terjebak di lampu merah Pucang, dekat dengan Uranus Surabaya. Awalnya saya tidak menyadari bahwa sedang diberi pelajaran, setelah berulang kali hal tersebut terjadi. Saya sendiri berhenti tepat di garis sebelum zebra cross yang beberapa waktu lalu dipermasalahkan oleh orang yang merasa terganggu karena saya menaati peraturan.

Saya perhatikan sekeliling saya, dari penampilannya banyak orang-orang berpendidikan berhenti tepat di zebra cross yang digunakan oleh penyebrang jalan bahkan ada yang jauh di depan zebra cross, dan memakan jatah arus kendaraaan lain. Apakah tidak malu dengan perangkat yang mereka gunakan? Ada yang menggunakan jas jurusan, yang menunjukkan mereka adalah salah satu mahasiswa dari kampus negeri ternama, ada juga yang menggunakan plat nomor merah yang menunjukkan mereka dari orang-orang pemerintahan dan masih banyak kriteria yang menujukkan mereka dari orang-orang yang berpendidikan cukup tinggi.

Selasa, 24 April 2012

Internet Mengubah Pandangan Tentang Dunia

Internet kini berkembang pesat dan memegang peranan penting di dunia, mulai dari anak-anak hingga orang tua banyak yang sudah memanfaatkannya meski saat ini didominasi oleh para remaja hingga orang dewasa. Setidaknya internet banyak sekali membantu kehidupan manusia, meski dengan banyak efek yang negatif pula.

Mungkin pernah mendengar istilah "dengan internet, dunia di ujung jari anda". Karena dengan internet kita dapat menuju seluk beluk dunia pengetahuan yang terletak jauh dalam waktu sekejap. Namun kita juga perlu berhati-hati dengan hal tersebut. Bahwa tidak seluruh dunia benar-benar ada di internet. Dan tidak semua hal ditemukan di internet. Banyak sekali hal yang tidak dapat ditemukan di internet seperti dimana motormu yang baru dicuri, dimana seseorang menyembunyikan barang-barangmu, dsb.

Kamis, 29 Maret 2012

Pelajari Dulu ILMUNYA

ketika kita punya mimpi, cita2, keinginan yang begitu banyak. Dan pada saat itu yang muncul di benak kita hanya : bisakah mimpi itu tercapai? dan kapan mimpi itu akan tercapai? cepat atau lambatkah?? dan tentu saja, kita ingin semua mimpi itu tercapai dengan cepat. sebenarnya ada banyak kiat-kiat untuk dapat mencapainya. antara lain ya ikhtiar dan berdoa. namun ada satu kiat lain yang menarik, yakni PELAJARI ILMUNYA.
artinya...

Rabu, 07 Maret 2012

Berfikirlah Sebelum Bertanya

Bertanya, merupakan kegiatan yang sederhana namun membutuhkan keberanian yang besar untuk melakukannya. Banyak orang enggan bertanya entah itu karena malu, takut, dan alasan-alasan yang terkadang tidak masuk akal. Hal tersebut sudah banyak terjadi saat workshop-workshop di beberapa kota yang pernah saya ikuti. Ada orang bilang "malu bertanya sesat di jalan", namun masih saja banyak orang memilih untuk tersesat di jalan.

Selain pepatah tersebut juga ada istilah "banyak bertanya malu-maluin". Pernyataan tersebut terkadang ada benarnya juga, namun tidak berlaku secara mutlak. Banyak bertanya terkadang menunjukkan bahwa orang tersebut sangat antusias dan haus akan informasi. Namun banyak bertanya juga menjadi bumerang sendiri bagi seseorang.

Senin, 05 Maret 2012

Hindarilah Waktu Luang

Waktu luang, adalah hal yang diharapkan oleh kebanyakan orang. Entah untuk alasan refreshing, istirahat dan alasan-alasan lainnya. Memang terkadang kita membutuhkan yang namanya waktu luang, namun sadarkah kita bahwa waktu luang adalah racun buat kita? Antara sadar dan tidak sadar waktu luang menciptakan hal-hal negatif yang sudah dianggap wajar.

Beberapa hal-hal negatif yang dianggap wajar diantaranya adalah bermalas-malasan. Itukah alasan diberikannya waktu luang khususnya untuk para pelajar? Tidakkah berfikir untuk memanfaatkan waktu luang dengan hal-hal yang berguna. Tidak sedikit orang yang memanfaatkan waktu luang untuk tidur. Tidur bisa jadi sebuah pembenaran dari sebuah kemalasan.

Senin, 09 Januari 2012

Direpotkan itu Baik

Banyak orang mengeluh tatkala direpotkan oleh teman, saudara, pimpinan dan lainnya yang sedang meminta bantuan. Terkadang ada rasa enggan untuk membantu, namun akhirnya sebagian orang mau membantu sebagian orang nggak mau membantu. Mau bagaimana lagi, membantu atau tidak adalah pilihan dari masing-masing individu.

Seperti yang saya alami saat ini, duduk sendiri dalam sebuah lab berisi puluhan PC Mac. Dimana teman-teman lain sedang asik menghabiskan liburan berasama keluarga maupun kawan-kawannya. Duduk mengetik tulisan ini sambil menunggu hasil render animasi yang kira-kira akan selesai sekitar 2 jam lagi.

Sabtu, 07 Januari 2012

Berkaryalah para PELAJAR!

LIBURAN sudah tiba bahkan akan berakhir untuk pelajar tingkat SMU, sedangkan untuk pelajar tingkat perguruan tinggi yang 'katanya' mahasiswa baru akan tiba, meskipun untuk beberapa universitas masih menyelenggarakan Ujian Akhir Semester. Apa yang terpikir saat kata liburan itu ada? bersantai-santai? bermalas-malasan dan berlibur? Mungkin memang itulah mainset dari sebagian besar pelajar di Indonesia. Apalagi untuk tingkat SLTA.

Di sini saya mencoba untuk mengkritisi saya sendiri dan terutama untuk para 'mahasiswa'. Yang sudah menjadi 'MAHA' seperti layaknya tuhan yang MAHA segala yang baik. Kemanakah kalian para mahasiswa ketika liburan sudah datang? Apa yang kalian lakukan? Bermalas-malasan? Bemain-main? Berlibur? Balas dendam waktu atas banyaknya tugas saat kuliah efektif? Masihkah kalian belajar?