Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, karena memang manusia tempatnya salah dan lupa. Meskipun apa yang kita lakukan benar, namun bisa saja buat orang lain itu salah. Setidaknya kita sudah berusaha untuk melakukan sesuatu hal yang benar.
Meskipun setiap orang memiliki kesalahan, namun tidak semua orang bisa menyadari dan mau mengakui kesalahannya. Karena salah itu relatif, tergantung perspektif individu. Tidak sedikit juga mereka yang sudah menyadari kesalahannya tidak mau mengakuinya, hal tersebut terkadang dikarenakan gengsi.
Selain golongan yang sudah saya sebutkan di atas ada lagi golongan orang-orang yang tidak pernah merasa bersalah meski sudah diberitahu dan diingatkan oleh banyak orang. Mereka tetap teguh pada pendiriannya yang salah.
Saya mencoba menelusuri, dan akhirnya saya temukan bahwa rasa bersalah itu muncul dari dalam hat manusia. Kesalahan muncul karena ketidak cocokan kata hati degan apa yang telah diperbuatnya. Banyak orang mengatakan, apa kata hati adalah apa kata Tuhan.
Menurut saya, kita tetap harus bersyukur lantaran masih bisa merasa bersalah kepada orang lain. Hal tersebut menandakan bahwa masih ada 'kata Tuhan' dalam diri kita. Berbeda dengan mereka yang sudah tidak menyadarinya. Karena apa yang disebut 'kata Tuhan' dalam diri mereka sudah kalah dengan nafsu dan ego.
Jika masih malu mengakui secara terang-terangan setelah melakukan kesalahan. Setidaknya mencobalah untuk merubah sikap yang salah tersebut. Sehingga membuat hati tentram tak merasa bersalah terus menerus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar