Ada pepatah yang mengatakan bahwa lidah lebih tajam dari pedang. Pepatah tersebut tidak bisa disalahkan, karena memang ada benarnya. Dimana jika kita menyakiti orang menggunakan pedang, orang tersebut bisa saja mati atau terluka, berbeda jika kita serang dengan kekuatan lidah, yaitu dengan kata-kata (misalnya), orang tersebut mungkin tidak akan tampak terluka dari luar (fisik), namun lukanya berada dalam diri (batin).
Kamis, 16 Juni 2011
Senin, 13 Juni 2011
Bersyukurlah Jika Masih Bisa Merasa Bersalah
Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, karena memang manusia tempatnya salah dan lupa. Meskipun apa yang kita lakukan benar, namun bisa saja buat orang lain itu salah. Setidaknya kita sudah berusaha untuk melakukan sesuatu hal yang benar.
Meskipun setiap orang memiliki kesalahan, namun tidak semua orang bisa menyadari dan mau mengakui kesalahannya. Karena salah itu relatif, tergantung perspektif individu. Tidak sedikit juga mereka yang sudah menyadari kesalahannya tidak mau mengakuinya, hal tersebut terkadang dikarenakan gengsi.
Rabu, 08 Juni 2011
Sama BELUM Tentu Adil
Adil, adalah sebuah kata yang memiliki banyak arti. Dalam pertandingan sepak bola, kata tersebut bisa berarti tidak berat sebelah atau tidak mendukung salah satu pihak, bisa juga dikatakan netral.
Banyak orang memiliki pandangan yang salah akan kata-kata ini, yaitu Adil berarti sama rata. Apapun jika SAMA itu dianggap adil. Menurut saya ini merupakan sebuah kesalahan dalam sudut pandang pemahaman kata-kata adil
Selasa, 07 Juni 2011
Jangan Takut MIMPI
Mimpi, banyak yang mengenalnya sebagai bunga tidur. Selain dengan keadaan tidur, kita juga bisa bermimpi saat kita sadar. Pada saat sadar, mimpi bisa berupa harapan, cita-cita maupun visi. Dengan menggunakan istilah harapan, cita-cita maupun visi, mimpi kita seakan mungkin untuk diwujudkan. Berbeda jika kita menggunakan istilah mimpi, kesannya kita akan sulit meraihnya.
Entah kenapa menurut saya mimpi memiliki konotasi paling negatif diantara harapan, cita-cita dan visi. Mungkin karena mimpi bukan bahasa formal dan identik dengan 'tidur', sehingga banyak orang yang enggan untuk bermimpi.
Rabu, 01 Juni 2011
Kebahagiaan Tidak Terletak pada MATERI, Melainkan pada HATI
Kebahagiaan, merupakan hal yang diidam-idamkan oleh semua orang, bahkan tidak sedikit orang yang berkorban banyak demi mendapat sebuah kebahagiaan, meski terkadang apa yang ditempunhnya merupakan sebuah jalan yang salah dan membuatnya semakin tersesat dalam kebahagiaan yang sementara.
Banyak orang bilang kebahgaiaan tidak bisa dibeli dengan uang, tidak tampak dari kekayaan. Namun tidak sedikit juga orang yang munafik dengan apa yang dia katakan, toh ternyata masih saja mereka tetap memuja-muja materi yang sifatnya sementara.
Langganan:
Postingan (Atom)