Jumat, 25 Maret 2011

Jangan Termotivasi Uang

Uang termasuk salah satu benda paling penting di dunia. Karena uang sudah menjadi alat tukar menukar yang berlaku di seluruh dunia. Tukar menukar barang dengan uang lebih dikenal dengan istilah jual-beli, menggantikan sistem lama yang menggunakan istilah barter . Sampai ada pepatah dengan uang apapun bisa didapatkan. Meskipun sebenarnya banyak yang tidak dapat dibeli dengan uang.

Semua orang pasti membutuhkan uang untuk melakukan transaksi jual beli, entah itu beli sembako, serta kebutuhan yang lain, meski saat ini masih ada yang menggunakan barter, namun sudah jarang ditemukan lagi.

Orang bekerja pun sudah pasti dengan tujuan mendapatkan uang yang disebut gaji/ bayaran/ fee atau lainnya lah. Bahkan tidak sedikit yang bertindak curang guna mendapatkan uang dengan korupsi, mencuri, dll. Itulah uang, dapat bermanfaat dan juga dapat merusak.

Terlepas dari semua itu, terkadang kita bersemangat jika mengerjakan sesuatu dengan bayaran yang tinggi. Saya sendiri terkadang juga seperti itu, namun nyatanya setelah pekerjaan itu selesai, hasilnya tidak lebih baik daripada uang tersebut.

Ambil saja contoh PNS (Pegawai Negeri Sipil). Banyak dari para PNS yang bekerja sebagai PNS karena ingin mendapatkan pekerjaant tetap dengan gaji yang cukup baik dan terjamin serta bekerja dengan santai. Saat jam kerja malah belanja. Itulah salah satu contoh buruk orang yang bekerja karena termotivasi uang.

Misal seorang freelancer, akan bersemangat kerja apabila bayaran yang diperoleh besar dan cenderung setengah-setengah dalam mengerjakan proyek yang bayarannya kecil. Sudah sering saya mendengar "halah, bayarane sitik ae. gak usah apik-apik". Dari situ saya berfikir, dia menurunkan kualitasnya yang sesungguhnya hanya sekedar uang? Saya rasa itu sama artinya dengan menjatuhkan kualitas diri sendiri.

Hendaknya kita mengerjakan sesuatu atas dasar suka / ibadah / cinta. Insyaallah hasilnya akan jauh dari nilai uang yang kita terima. Saya sendiri menulis disini tidak ada yang membayar, dengan ikhlas saya menulis dari Senin - Jumat dengan tujuan berbagi, ibadah. Biar Tuhan yang membalasnya.

Oleh karena itu jangan pernah mengerjakan sesuatu dengan motivasi UANG! UANG terlalu sempit dijadikan motivasi untuk mengerjakan sesuatu. Banyak hal luar biasa bisa kita dapatkan jika kita termotivasi oleh ibadah / cinta / suka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar